BERHENTI SEBELUM BERJALAN

Berhenti sebelum berjalan adalah ungkapan yang pas bagi siapa saja yang di beri amanah dan di cabut sebelum amanah itu di lakukan oleh yang bersangkutan .

ketika ada sebuah gerbong kereta yang tidak optimal mengurusnya tentu jika datang seseorang yang megurus pasti di terima dengan sangat senang hati

hal ini adalah sifat dasar manusia yang sangat fitrah.mendapat pertolongan siapapun tak akan pernah di tolak apalagi jika pertolongan itu sangat membantunya.

Yang kedua ………………………..

Manusia itu secara tabiat dasar dalam mengenal sesamanya akan sangat berbeda jauh dengan makluk Alloh yang bernama binatang. Binatang mempunyai kencenderungan beradu kekuatan, bentrok fisik bahkan berkelai untuk menentukan siapa yang layak di hormati oleh sesamanya saat kenalan namun kemudian mereka rukun selamanya

Namun jika hal itu  pada manusia ,justru yang terjadi sebaliknya , saat kenalan, manusia baik , sungkan, ramah, pemaaf berjanji yang baik , membantu, tetapi jika saat kebersamaan itu berlangsung dengan waktu yang intens dan cukup lama maka yang terjadi adalah sebaliknya , mereka jadi  saling menjatuhkan ,saling merugikan ,memfitnah, mencela dan membuka aib satu degan yang lain .

Saat mereka berbeda pendapat inipun jadi masalah yang besar , apalagi jika ketemu dengan orang orang yang opportunis, mereka tidak lagi berpikir bagaimana bersinergi tapi bagaimana mereka menjadi nomer siji .yang paling mengerikan jika apa yang menjadi incaran nya terganggu mereka seakan buta ,tidak pernah melihat siapa yang memulai siapa yang di hadapi.

suatu kali ada orang bijak memberikan nasehat bagi Muridnya

Wahai ………….. muridku dengarkan nasehatku ini.
Manusia itu punya sifat dasar yang sangat mengerikan jika mereka tidak memandu hidupnya dengan aturan illahi
walaupun mereka agamawan, walaupun mereka berpendidikan walaupun mereka mengaji atau memberi pengajian,

Tanya sang Murid : Wahai Guru kenapa menjadi begitu menyeramkanya  Manusia itu? adakah mereka yang agamawan tapi tidak memandu hidupnya dengan aturan ?

Sang guru Menjawab sambil memegang bahu sang santri

Wahai muridku  sesungguhnya : Manusia kita itu ada dua sifat mendasar

1. jika Dia berkuasa dan memiliki kekuasaan cenderung Menindas dan itu bisa di lakukan oleh siapapun juga  Pak presiden atau Raden, polisi atau kyai,  Camat atau Ustadz, kondektur atau direktur, Gali atau bupati kalau dia punya kekuasaan dan tidak mau memandu hidupnya dengan konsep illahi pasti dia berbuat begitu.

Tidak sesuai dengan keinginan langsung di gusur, mendapat bisikan yang pinter melobi  segera menggeser mereka  ketempat yang tidak lagi diminati

Yang kedua adalah jika manusia tidak berkuasa dan  memiliki kekuasaan maka mereka cenderung merampas
lihatlah pembeli di pasar itu udah di beri harga murahpun mereka masih menawar sampai titik darah penghabisan. bahkan kalau bisa  pedagang itu ndak usah ambil untung .

oleh karena itu  nak……… hati- hatilah jika engkau punya kekuasaan , apakah engkau jadi suami terhadap istri atau abi terhadap anakmu sendiri. guru terhadap muridmu atau kyai terhadap santri.juragan terhadap bawahan, pimpinan terhadap anak buah. dll.

Wahai muridku Takutlah engkau terhadap suatu hari yang tidak ada lagi pertolongan kecuali pertolongan yang maha tinggi. Maka berbuat baiklah kepada sesama

Jadikan yang di langit tersenyum dengan cara membuat yang di bumi tersenyum.
Biarkan mereka menang diatas kekalahan dalam kebenaranmu sungguh ALLOH yang Maha menatap dan Maha mendengar tidak pernah salah dalam memelihara Makluknya.

By sujarwa , seorang hamba yang lagi terus belajar  berbenah diri dalam kebenaran dan kebaikan hidup.
maafkan kami bila menyakiti dan doakan kami dalam kebenaran dan kebaikan illahi  .semoga dalam setiap tetes keringat dan kesempatan merupakan sarana untuk berbagi kepada sesama
Wallohu a’lam bhishowab

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s