SIGNAL ILLAHI

Dalam hidup manusia itu akan terjadi dua hal yang keduanya saling tarik menarik,Yaitu signal cahaya yang berasal dari tuhan dan signal api yang berasal dari musuh tuhan. Dengan kata lain alloh mengilhamkan dua hal yang akan menjadi pilihan hambanya yakni signal taqwa dan signal kedurhakaan sebagaimana yang tersurat di dalam firman-Nya  Qs.91 :8

Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

Dua duanya terus menerus meliputi diri seorang hamba,keduanya senantiasa memberikan tawaran dan pilihan dan keduanya juga memiliki akibat dan resiko yang berbeda.

Sesungguhnya pancaran cahaya dan sinar itu untuk kepentingan manusia dan hambanya, tidak pernah jemu,alloh mengirimkan-nya, setiap tahun, setiap bulan, setiap minggu, setiap hari, setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik ,Alloh mengirimkan signal cahaya harapan,signal cahaya hidayah,signal cahaya iman , signal cahaya ilmu, signal cahaya rezeki, signal cahaya kebahagiaan,

signal cahaya kebaikan signal cahaya keberuntungan, signal cahaya kesehatan  signal cahaya kemurahan, signal cahaya kepatuhan,signal cahaya kesadaran, signal cahaya kemudahan, signal cahaya kegembiraan signal cahaya kemewahan , signal cahaya kecerdasan signal cahaya kemuliaan, signal cahaya kemudahan, dan signal signal lain yang belum pernah ada sejarah manusia yang mampu mencatat dan membukukan banyaknya dan besarnya signal-signal cahaya nikmat dari Alloh tersebut.

Alangkah di manjakan Nya al insan itu, alangkah beruntungnya manusia itu,hidupnya di taburi dengan berbagai signal cahaya illahi. Yang dengan itu mereka mampu hidup, mampu berkreasi dan melakukan berbagai aktifitas menggoda dan luar biasa di atas bola dunia ini.

Disisi lain musuh alloh juga mengirimkan dan memberi tawaran berupa signal signal api yang kelihatan menjanjikan dan membahagiakan

Ia melemparkan tawaran signal maksiat yang di bungkus kesenangan sahwat, ia melemparkan tawaran kemurkaan yang di bungkus dengan kepuasaan amarah

Ia melemparkan kesenangan harta benda yang di bungkus dengan kerakusan

Ia menawarkan kesengsaraan hidup yang  di hiasi dengan nafsu ketamakan

Ia menawarkan kekuasaan  hidup yang  di hiasi dengan penindasan

Dan ia juga menawarkan seakan-akan adalah kebahagiaan namun karena di bungkus dengan kedurhakaan dan ketidaktundukan kepada penciptannya maka pengikutnya merasakan kepedihan dan kesengsaraan yang abadi berupa  berupa siksa neraka dan mereka menjadi seburuk buruk makluk akibat dari kemusrikan yang mereka lakukan

  

Qs 98:6. Sesungguhnya orang-orang yang kafir Yakni ahli kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.

Begitu sempurnanya Alloh dalam mengatur perjalanan hambanya itu, Dia tidak hanya membiarkan dan menelantarkan begitu saja, namun alloh memberikan alat untuk keperluan menangkap signal signal itu. Manusia diberikan panduan dan bimbingan. Mereka dilengkapi dengan potensi luar biasa yang disebut dengan akal dan hati.

Ya……. hati inilah yang disana, disaat diciptakanya adalah suci bersih dan bersinar tidak buram  dan tidak gelap. Ia mudah untuk menerima berbagai tawaran illahiyah. Maka lewat fitrah manusia yang di iringi dengan kerja sama dan panduan akal itu, kencenderunan itu menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa yang sinergi dengan kemauan alloh. Hal inipun di sampaikan Alloh dalam firman-Nya.

 0. Maka hadapkanlah wajahmu dengan Lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui[1168],

[1168] Fitrah Allah: Maksudnya ciptaan Allah. manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama Yaitu agama tauhid. kalau ada manusia tidak beragama tauhid, Maka hal itu tidaklah wajar. mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan.

Hati yang bersih, hati yang suci seperti saat bayi ( tanpa ada prasangka ketika berbuat apapun) adalah hasil dari kemudahan menerima signal signal illahiyah yang kemudian mampu mengejawantah dalam lingkungan dimana kita berada.

Apa yang kita terima dari signal yang ada berimbas pada manusia manusia yang berada disekitar kita. Semua itu terjadi atas dua dasar :

1.     Atas izin Nya

2.     Bersihnya cahaya hati sehingga mudah memantulkan lagi manakala kita menerima signal itu.

Demikian juga sebaliknya manakala  hati kita buram dan, gelap maka susah kita akan menerima tawaran signal illahiyah namun kita akan mudah menerima lemparan api signal musuh alloh. Jika lemparan signal musuh alloh ini yang kita terima maka tidak akan mampu membias kepada lingkungan kecuali kemaksiatan kejahatan dan hal hal lain yang jauh dari apa yang di maui alloh dalam kebenaran dan kebajikan.

Oleh karenanya wahai muslimin ……. setiap kita memiliki kemerdekaan untuk memilih jalan hidup yang kita inginkan, yang ingin kita terapkan dan keduanya dari pilihan itu akan memiliki konsekwensi dan tanggung jawab.maka berhati hatilah dan jangan lupa melibatkan Alloh dalam setiap urusan hidup kita

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s